Cover - De Islam – kritische essays over een politieke religie.jpgDalam Tulisan berjudul “Klarifikasi Pembantaian Muslim Myanmar” banyak protes berdatangan atas bagian tertentu tulisan saya yang menyebut, angka kriminalitas imigran muslim cenderung tinggi dibanding imigran lain. Banyak yang protes dan menanyakan data dan sumber dari klaim tersebut. Sesuatu yang sebenarnya bisa mereka cari sendiri kebenarannya. Namun demi alasan praktis, berikut dibawah ini beberapa sumber dari hasil penelitian dan pemberitaan seputar tingkat agresivitas imigran muslim terutama di negara negara eropa.

 

Buku disamping ditulis oleh Nicolai Sennels berjudul “Islam: a critical essay about political religion” mengungkap data penelitian psikolok mengenai statistik catatan kriminal para imigran dari keluarga islam dan aspek aspek tradisi arab dan ajaran islam yang memungkinkan sikap represif dan agresif terhadap masyarakat. Termasuk diantaranya budaya dan ajaran untuk melihat kafir (non islam) secara berbeda. Mungkin ini pahit tapi semakin kita lihat, banyak ajaran ajaran seperti ini yang berakar sama dengan fasisme. Well…

2 responses »

  1. Watonmangap mengatakan:

    Saya setuju dgn tulisan anda bro, tapi mungkin para ‘muslim’ sejati tidak akan percaya karena semua sumber yg anda sebutkan berasal dari Barat / non muslim.

    Tapi saya tertarik dgn analogi anda ttg kerusuhan sampit, dimana disana etnis Madura yg notabene muslim dibantai oleh suku dayak yg non muslim. Saya heran kenapa waktu itu tidak ada gerakan Jihad oleh kelompok2 muslim utk membantu etnis Madura yg terbantai?
    Saya cukup yakin, jawabannya adalah krn mereka tahu persis permasalahannya, tahu persis siapa yg menyebabkan terjadi kerusuhan, yaitu etnis Madura muslim sendiri. Sehingga tidak ada gerakan Jihad utk membantu orng yg bersalah.

    Sedangkan di Myanmar ini, kita di Indonesia kurang memperoleh informasi yg valid penyebab terjadinya kerusuhan. sehingga yg timbul hanya asumsi asumsi bahwa kaum muslim disana dibantai oleh orang Buddha. Maka mereka langsung berapi-api berkeinginan utk pergi berJihad, tanpa mengetahui permasalahan yg sebenarnya terjadi di sana.

    • valbiant mengatakan:

      Betul sekali. Yang ingin saya garis bawahi disini sebenarnya bukanlah kelakuan muslim disana, namun bagaimana muslim mayoritas, terutama di indonesia sangat mudah terprovokasi. Tidak hanya warga biasa, namun organisasi seperti MUI dan Hizbut Tahrir juga jelas jelas memperkeruh suasana dengan menyetir masyarakat dengan data yang sangat ngawur. Sikap seperti ini akan membawa banyak sekali permasalahan bagi indonesia di kemudian hari.

      Saya harap mereka mampu menyadari bahwa untuk hal hal bersifat “data” seperti ini kita benar benar membutuhkan sumber yang dipercaya netralitasnya. Ini susah bagi mereka yang beranggapan dunia ini hitam putih. Semua yang non islam berusaha menjatuhkan islam. Titik.

      Kenyataannya ada banyak sekali lembaga dan sumber berita diluar sana yang hanya memiliki satu agenda: mencari data berita seakurat mungkin untuk mencari apa yang sebenarnya terjadi. Dan seperti inilah yang harus kita cari.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s